Cara Alignment & Spacing di Affinity Designer
Dalam dunia desain grafis, kerapian adalah salah satu faktor yang membedakan hasil desain amatir dengan karya profesional. Objek yang sejajar dengan presisi, elemen yang memiliki jarak konsisten, serta distribusi elemen yang teratur dapat meningkatkan kualitas visual desain secara signifikan.
Di sinilah fitur Alignment & Spacing di Affinity Designer berperan penting. Dengan alat ini, desainer dapat menyusun elemen vektor agar posisinya rapi, proporsional, dan nyaman dilihat.
Namun, banyak pemula yang masih bingung: bagaimana cara menggunakan fitur ini? Apa saja opsi alignment yang tersedia? Bagaimana mengatur jarak antar elemen agar konsisten?
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara alignment & spacing di Affinity Designer, mulai dari pengertian, fungsi, langkah-langkah, hingga tips profesional untuk mengoptimalkannya.
Apa Itu Alignment & Spacing di Affinity Designer?
Alignment adalah proses menyusun objek agar sejajar pada posisi tertentu, seperti rata kiri, tengah, kanan, atas, atau bawah.
Spacing adalah pengaturan jarak antar objek, baik secara horizontal maupun vertikal, agar distribusinya konsisten.
Sederhananya:
-
Alignment = menyusun posisi objek.
-
Spacing = mengatur jarak antar objek.
Fitur ini sangat penting untuk menjaga konsistensi visual dalam desain, baik untuk logo, poster, UI/UX, maupun ilustrasi.
Lokasi Menu Alignment & Spacing di Affinity Designer
Untuk mengakses fitur ini, pilih beberapa objek, lalu:
-
Pergi ke toolbar bagian atas.
-
Cari ikon alignment berupa garis sejajar dengan titik.
-
Klik ikon tersebut untuk membuka pilihan alignment dan spacing.
Selain itu, Anda juga bisa mengakses dari menu Arrange → Alignment.
Jenis Alignment di Affinity Designer
Affinity Designer menyediakan beberapa opsi alignment yang bisa dipilih:
1. Align Left (Rata Kiri)
Semua objek akan rata ke sisi kiri berdasarkan objek terluar.
2. Align Right (Rata Kanan)
Semua objek rata ke sisi kanan.
3. Align Top (Rata Atas)
Objek sejajar ke bagian atas.
4. Align Bottom (Rata Bawah)
Objek sejajar ke bagian bawah.
5. Align Center (Horizontal)
Objek diratakan ke tengah secara horizontal.
6. Align Middle (Vertikal)
Objek diratakan ke tengah secara vertikal.
Dengan kombinasi ini, Anda bisa menyusun elemen desain agar rapi dan presisi.
Opsi Tambahan dalam Alignment
Saat melakukan alignment, Affinity Designer juga memberi pilihan:
-
Align to Selection → objek diratakan berdasarkan area seleksi.
-
Align to Last Selected → objek mengikuti posisi objek terakhir yang dipilih.
-
Align to Spread/Page → objek mengikuti batas artboard atau halaman.
Ini memberi fleksibilitas apakah alignment mengikuti objek tertentu atau keseluruhan canvas.
Cara Menggunakan Spacing (Distribusi Objek)
Selain alignment, Affinity Designer juga menyediakan fitur distribute spacing, yang berguna untuk meratakan jarak antar objek.
Jenis Distribusi Spacing
-
Distribute Horizontally
-
Membuat jarak antar objek horizontal sama rata.
-
-
Distribute Vertically
-
Membuat jarak antar objek vertikal sama rata.
-
-
Use Spacing Value
-
Menentukan jarak antar objek dengan nilai tertentu, misalnya 20px.
-
Fitur ini sangat membantu ketika membuat grid, ikon, atau layout dengan jarak konsisten.
Langkah-Langkah Alignment & Spacing di Affinity Designer
1. Pilih Objek
Gunakan Move Tool (V) untuk memilih beberapa objek.
2. Buka Panel Alignment
Klik ikon alignment di toolbar atau gunakan menu Arrange.
3. Pilih Mode Alignment
Tentukan apakah ingin rata kiri, kanan, tengah, atas, atau bawah.
4. Atur Distribusi Spacing
Jika butuh jarak konsisten, gunakan fitur Distribute Spacing.
5. Gunakan Snapping untuk Presisi
Aktifkan fitur Snapping agar objek menempel otomatis pada garis panduan.
Contoh Penggunaan Alignment & Spacing
1. Desain Logo
Menyusun elemen logo agar seimbang kiri-kanan atau atas-bawah.
2. UI/UX Design
Mengatur posisi tombol, ikon, dan teks agar konsisten.
3. Poster atau Brosur
Menyusun teks, gambar, dan shape agar layout terlihat rapi.
4. Infografis
Mendistribusikan ikon dan teks dengan jarak konsisten untuk keterbacaan.
Tips Profesional Alignment & Spacing
-
Gunakan Grid & Guides
Membantu menjaga proporsi dan keseimbangan desain. -
Kombinasikan dengan Grouping
Jika ada elemen kompleks, satukan dengan Group (Ctrl/Cmd + G) agar lebih mudah diatur. -
Gunakan Smart Snapping
Snapping membantu objek otomatis sejajar tanpa harus klik manual alignment. -
Gunakan Nilai Presisi
Pada distribusi spacing, masukkan angka jarak tertentu agar hasil lebih konsisten. -
Periksa Visual Balance
Kadang alignment matematis tidak selalu seimbang secara visual, jadi gunakan juga insting desain.
Kelebihan Alignment & Spacing di Affinity Designer
-
Lebih cepat daripada menyusun manual.
-
Hasil lebih presisi dan konsisten.
-
Mendukung workflow profesional dalam desain branding, UI, hingga ilustrasi.
-
Mudah digunakan bahkan untuk pemula.
Kekurangan atau Batasan
-
Tidak sefleksibel software 3D alignment.
-
Kadang hasil terlihat “terlalu mekanis” jika tidak dikombinasikan dengan sentuhan visual.
-
Butuh latihan agar terbiasa dengan semua opsi.
FAQ tentang Alignment & Spacing di Affinity Designer
1. Apakah alignment hanya bisa digunakan untuk 2 objek?
Tidak. Alignment bisa digunakan untuk banyak objek sekaligus.
2. Apakah spacing otomatis menghitung jarak berdasarkan bounding box?
Ya, distribusi spacing menggunakan bounding box dari setiap objek.
3. Bisakah alignment digunakan untuk teks?
Bisa, tapi teks biasanya lebih fleksibel jika diubah menjadi Artistic Text atau Frame Text.
4. Apakah bisa mengatur spacing dengan nilai tertentu?
Ya, fitur distribute spacing memungkinkan Anda memasukkan nilai presisi.
5. Apakah alignment memengaruhi layer?
Tidak secara langsung, tapi urutan layer bisa memengaruhi jika memilih “Align to Last Selected”.
Kesimpulan
Alignment & Spacing di Affinity Designer adalah fitur penting untuk menjaga kerapian dan konsistensi desain.
-
Alignment membantu meratakan objek (kiri, kanan, atas, bawah, tengah).
-
Spacing membantu mendistribusikan jarak antar objek secara konsisten.
-
Digunakan dalam logo, poster, UI, hingga infografis.
-
Bisa dikombinasikan dengan grid, guides, dan snapping untuk hasil lebih presisi.
Dengan menguasai fitur ini, Anda bisa membuat desain yang terlihat lebih profesional, rapi, dan enak dipandang.
Jadi, jangan remehkan alignment & spacing. Mulailah menerapkannya di setiap proyek Affinity Designer Anda agar hasilnya lebih optimal.
baca juga :
5 Software desain Grafis berbasis vektor gratis
7 Strategi Menggunakan Website untuk Meningkatkan Profit
